METODOLOGI

Trading Signal ini menggunakan metodologi Swing Trading dengan menganalisa pergerakan harga.
Signal dibagi menjadi 3 timeframe (H1, H4, dan D1) yang dapat digunakan secara terpisah masing-masing sesuai dengan pilihan anda sebagai traders.

Timeframe
Semakin pendek pilihan timeframe, maka trader akan membutuhkan lebih banyak waktu untuk memonitor market, dan lebih sering melakukan trading, dan demikian sebaliknya, bila trader memilih mengikuti timeframe lebih tinggi, maka akan membutuhkan lebih sedikit waktu memonitor market, dan lebih jarang melakukan trading.

Money Management
Untuk setiap entry posisi trading musti diikuti dengan money management (besaran lot) yang baik untuk mengoptimalkan hasil dan sekaligus meminimalkan resiko.

Market Commentary
Trading signal dapat anda gunakan untuk menganalisa market, mengidentifikasi arah trend untuk masing-masing timeframe, yang dijelaskan dalam bentuk commentary untuk skenario untuk tiap timeframe.

Trading Plan
Signal yang di berikan akan diinformasikan dalam bentuk trading plan lengkap berupa level entry posisi, Target Price, dan Stop Loss level.
Setelah suatu posisi diambil, report berikutnya adalah akan tetap memantau perkembangan posisi yang diambil sampai pada exitnya.
Dalam kondisi ini, ada kemungkinan akan ada update perubahan dalam hal Target Price, Stop Loss, atau Trailing, sampai suatu posisi tersebut exit.

Untuk setiap posisi yang diambil akan di berikan 2 level target profit, dimana pada TP1 akan exit sebesar 50% dan TP2 akan exit sebesar 50%

Secara teknis Anda dapat membagi posisi anda sebanyak 2 buah. Misal anda ingin entry ke EUR/USD sebesar 1 lot, maka anda dapat membagi menjadi 2 order masing-masing 0.5 lot.
Kedua order ini dapat di set memiliki level TP1 dan TP2 berbeda, dan keduanya menggunakan level SL maupun Trail yang sama.

OUTPUT TIME

Signal akan di keluarkan 2 x setiap hari:
– Pukul 10-11 (GMT + 3) atau sekitar pukul 5-6 pagi WIB
– Pukul 16-17 (GMT+3) atau sekitar pukul 11-12 siang WIB

CHART

Pada setiap signal yang diberikan, akan disertai dengan chart untuk tiap instrumen. Garis horizontal pada chart menggambarkan Entry Level, Target Price, dan StopLoss  :

– EL : Entry Level
– SL : Stop Loss Level
– T1 : Target Price 1
– T2 : Target Price 2

Gambar berikut ini adalah chart sebelum entry posisi, pada gambar panah digambar dengan garis putus-putus, dilengkapi dengan garis horizontal (EL,SL,T)

Gambar dibawah ini menunjukkan chart setelah entry posisi, garis panah berubah menjadi garis solid.

INDIKATOR
Report signal yang dikeluarkan berdasar pada 2 indikator spesial yang dibuat oleh Tradepedia.

Avramis Swing Indikator
Swing indikator ini berupa garis naik turun pada candle yang menyerupai gergaji. Garis ini dibuat untuk menentukan titik puncak dan lembah suatu instrumen untuk memudahkan dalam mengidentifikasi pola pola chart.
Pola chart ini kemudian digunakan untuk menentukan trading plan.

Avramis River Indikator
Avramis Rive Indikator ini diciptakan dengan gabungan berbagai periode Moving Average, dengan memasukkan volatilitas market. Indikator ini berfungsi untuk mengetahui trend dan kekuatannya yang sedang terjadi pada market.
Bentuk indikator ini terdiri dari 3 warna seperti sungai (itu sebabnya disebut sebagai River) yaitu:
– Coklat
– Biru
– Gold

Analisa Trend
– Posisi candle diatas Avramis River mengindikasikan Uptrend
– Posisi candle dibawah Avramis River mengindikasikan Downtrend
– Ketika terjadi gap warna putih antara River Coklat dan River Emas, maka itu tandanya sedang terjadi penguatan trend
– Ketika terjadi pencampuran antara River Gold dan River Blue, maka trend market melemah, dan diperkirakan akan terjadi sideways, atau market bergerak tanpa trend.

Start typing and press Enter to search