Pada bagian II ini akan dijelaskan lebih lanjut bagaimana mengartikan istilah-istilah pada Signal Forex.

Time (Timeframe) : 60 menit, 240 menit, 1 hari
Pada kolom paling kiri adalah Time (Timeframe) yang merupakan timeframe terkait dari report signal.

3 Hari Berikut, 3 Minggu Berikut, 3 Bulan Berikut
Proyeksi periode waktu maksimum, suatu signal berlaku, contoh, trade yang dibuka pada timeframe waktu 60 menit diperkirakan akan mencapai 3 hari sampai exit.

Trend: Upward Strong, Upward Weak, Downward Strong, Downward Weak, Neutral, Ranging
Kolom ini menunjukkan kekuatan trend dan kondisi suatu instrumen.
– Upward Strong: Trend naik kuat, kemungkinan akan terus berlanjut naik.
– Upward Weak: Trend naik melemah, kemungkinan berbalik arah turun.
– Downward Strong: Trend turun kuat, kemungkinan akan terus berlanjut turun.
– Downward Weak: Trend turun melemah, kemungkinan berbalik arah naik.
– Neutral / Ranging: Market Netral (tidak ada trend) bergerak sideways

Trend Condition: Overbought 1&2, Oversold 1&2
Kondisi trend dimana suatu instrumen telah mengalami jenuh beli atau jenuh jual.
– Overbought 1: Jenuh beli ringan
– Overbought 2: Jenuh beli kuat
– Oversold 1: Jenuh jual ringan
– Oversold 2: Jenuh jual kuat
Semakin kuat kondisi overbought / oversold ini akan semakin besar kemungkinan harga berbalik arah.

Support & Resistance
Angka ini adalah level Support & Resisten kunci pada instrumen tersebut, ada 3 level support dan 3 level resisten untuk masing-masing timeframe.

Level support & resisten ini dapat dikombinasikan dengan signal buy/sell atau long/short dan market commentary untuk memberikan suatu gambaran yang menyeluruh mengenai suatu instrumen.
(Ada kalanya level ini juga menjadi level Entry, Stoploss atau Target Price)

Komentar
Kolom ini berisi analisa dan market commentary yang mengulas secara singkat tentang trading plan yang akan di jalankan.

Position: Buy, Sell, Long, Short, Waiting
– Buy: Menunggu untuk open posisi Buy
– Sell: Menunggu untuk open posisi Sell
– Long: Posisi Buy sudah di eksekusi (buka posisi)
– Short: Posisi Sell sudah di eksekusi (buka posisi)
– Waiting: Menunggu suatu pola terbentuk, tidak lakukan apa-apa

Probabilitas Trading: High, Medium, Low
Kemungkinan suatu posisi berjalan sesuai rencana, probabilitas ini dihitung dari berapa banyak suatu indikator yang digunakan mendukung trading plan ini. Semakin banyak indikator yang mendukung, maka probabilitasnya dinyatakan sebagai High dan sebaliknya.

Ketika suatu instrumen membentuk trading opportunity, maka posisi Buy/Sell akan di informasikan, termasuk juga level Entry, StopLoss, dan Target Price 1&2. Ini artinya trader diminta bersiap-siap untuk masuk suatu posisi bila level Entry tercapai.

Contoh interpretasi pada tabel diatas:
Posisi SELL akan dibuka ketika level Entry 114.10 tercapai dengan level SL 115.10, dan TP1 113.10 dan TP2 112.00 dengan Probabilitas : Medium.

Anda dapat mengkombinasikan dengan kolom market commentary, sehingga dapat disimpulkan bahwa:
Skenario untuk instrumen ini adalah bearish, sehingga harga diharapkan akan terus turun setelah menembus level entry di 114.10, namun bila harga berbalik dan menembus level 115.10, maka skenario bearish ini akan gagal.

Contoh interpretasi tabel diatas:
Ada kalanya posisi Sell yang di berikan diatas tidak disertai dengan Entry Price, hal ini menunjukkan bahwa trader diminta bersiap untuk mengambil posisi Sell sambil menunggu suatu pola terbentuk atau terkonfirmasi. Nanti setelah pola terbentuk akan ada signal berikutnya yang menginformasikan entry level tertentu.
Bila anda melihat kolom komentar, Market saat ini sedang menguji resisten, dan sedang menunggu untuk reversal, level support terdekat adalah di 1.0900 dan ada kemungkinan akan entry SHORT di level ini, namun masih belum pasti dan masih menunggu konfirmasi signal terbentuk.

Contoh Interpretasi tabel diatas:

Pada saat ini posisi sudah di buka dengan LONG, entry posisi sudah dilakukan pada 1.3280, dengan level StopLoss 1.3040, TP1 1.3690, dan TP2 1.4040

Start typing and press Enter to search